Reading Time: 3 minutes, 28 seconds

كهيعص حم عسق

Imam Ghazali Rahimahullah berkata : Aku mengelilingi negara untuk sementara waktu mencari Khatim yang diberkati ini. Ketika saya tiba di Balkh (Nama Kota Di Propinsi Afghanistan, Balkh sebelumnya dianggap sebagai kota pertama di mana masyarakat Iran kuno pindah dari utara Amu Darya (juga dikenal sebagai Oxus dalam bahasa Yunani), antara tahun 2000 dan 1500 SM), Saya dibawa ke tempat Sheikh. Dia berkata kepada saya: Saya memiliki Khatim yang diberkati ini. Setelah melayani Sheikh untuk sementara waktu, dia memberi saya Khatim ini dan meminta saya untuk menyembunyikannya dengan hati-hati dari orang-orang bodoh. Karena dalam Khatim ini terdapat Nama Allah Ismil Azham. Dikatakannya, Seseorang yang mencapai khatim ini hendakanya tidak mempermainkan Agamanya. Hikmah yang telah dicapai Ghazali adalah dengan Khatim yang diberkati ini. Siapapun yang mengetahui hal ini pasti mengetahui Ismil Azham. kaf-ha-ya-ain-shod-kha-mim-ain-sin-qaf.jpg Abu Hamid Ghazali mengatakan dalam komentarnya tentang Khatim ini dalam bukunya "Mustawjabatul Mahamid Imam Ghazali"مستوجبة المحامد : Saya telah mengumpulkan huruf-huruf Khatim ini dari Ayat-ayat berikut (KAF HA YA AIN SHAD KHA MIM AIN SIN QAF). Huruf ini terdiri dari sepuluh (10) huruf. Saya mengambil satu karena ada dua (2) huruf Ayn. Jadi tersisa sembilan (9) huruf. Beberapa dari huruf-huruf ini tetap dalam keadaannya sendiri tanpa diubah, dan beberapa diubah dan digunakan sesuai dengan tempat wafaq.

Jumlah Huruf “YA” (ي) adalah sepuluh (10). Setelah dikurangi satu menjadi (9) sembilan, tersisa (1) satu. Padanannya adalah Huruf Alif (ا). Dengan kata lain, huruf “Alif” keluar dari huruf “Ya”. Dalam wafaq 3x3, huruf Alif ditempatkan pada digit (1) pertama.

Jumlah Huruf KAF (ك) adalah (20) Dua Puluh. Setelah dikurangi dua dari (9) Sembilan menjadi (18), maka tersisa (2). Padanannya adalah Huruf Ba. Dengan kata lain “Huruf Ba” muncul dari “Huruf Kaf”. Dalam wafaq 3x3, Huruf Ba ditempatkan pada di digit (2) kedua . Jumlah Huruf QAF (ق) adalah seratus (100). Menurut sistem Abjad, seratus pertama adalah tingkatan angka ketiga. Menurut urutan ini, “Huruf Jim” keluar dari “Huruf Kaf”. Tempatnya dalam wafaq 3x3 adalah digit (3) ketiga.

Jumlah Huruf MIM (م) adalah empat puluh (40). Setelah empat bagian dari Sembilan (9) dikurangi menjadi (36), tersisa (4) empat. Padanannya adalah “Huruf Dal”. Dengan kata lain, “Huruf Dal” keluar dari “Huruf Mim”. Tempatnya dalam wafaq 3x3, “Huruf Dal” ditempatkan di digit (4) keempat.

Huruf HA (هـ) tetap seperti apa adanya. Yang asli tidak dapat rusak dan huruf HA ditempatkan di angka kelima (5) di wafaq 3x3.

Jumlah Huruf SIN (س) adalah Enam puluh (60). Setelah mengurangkan enam bagian dari Sembilan (9) sama dengan (69), tersisa enam (6). Padanannya adalah “Huruf Wawu”. Jadi “Huruf Wawu” keluar dari “Huruf Sin”. Tempatnya dalam wafaq 3x3 adalah digit (6) keenam.

Jumlah Huruf AIN (ع) adalah tujuh puluh (70). Setelah mengurangkan (7) tujuh bagian dari sembilan (9) menjadi (63), tersisa (7) tujuh. Padanannya dengan (7) tujuh adalah “Huruf Za”. Jadi “Huruf Za” keluar dari “Huruf Ain”. Tempatnya dalam wafaq 3x3 adalah digit (7) ketujuh.

Huruf KHA (ح) tetap sama. Dan jumlahnya delapan (8). Tempat dalam wafaq 3x3 adalah angka (8) kedelapan.

Jumlah Huruf SHAD (ص) adalah Sembilan Puluh (90). Setelah mengurangkan (9) sembilan bagian dari (9) sembilan menjadi (81), tersisa (9) sembilan. Padanannya adalah Huruf Tha. Jadi “Huruf Tha” keluar dari “Huruf Shad”. Tempatnya dalam wafaq 3x3 adalah digit (9) kesembilan.

Imam Ghazali (ra) berkata: Ada (5) Lima Ayat Al-Qur’an (Ayat Khomsa خمس آيات) yang dirahasiakan di Khotim. Deskripsi dan perbuatannya ada dalam kerangka ini. Kelima Ayat Al-Qur’an ini diawali dengan huruf pertama dari Ayat ini (كهيعص) dan diakhiri dengan huruf pertama dari Ayat ini (حم عسق).

Ayat Lima Ini adalah yang berikut :

🔒
Restricted Content

This sacred knowledge is exclusively reserved for
Kanuragan VIP Members

Kelima ayat Al-Qur’an (Ayat Khamsa) ini adalah Khatim, Seruan, Azimah dan Kerangka Amal Dan Rahasia Tindakan. Karena kedepannya sudah mencakup semua fiturnya. Amalan tidak akan sempurna kecuali jika Anda membaca lima ayat ini sebanyak 45, 25 atau 20 kali tentang Kamali (Lengkap) atau Mufradat (Tunggal) atau Muzawwajat (Ganda), Jika Wafaq Kamali Anda membaca lima ayat tersebut sebanyak (45) empat puluh lima kali, Jika itu adalah Wafaq Mufradat Anda membaca kelima ayat tersebut sebanyak (25) dua puluh lima kali, jika itu adalah Wafaq Muzawwajat, Anda membaca kelima ayat tersebut sebanyak (20) dua puluh kali.

PREVIOUS

Comments (0)

No comments yet. Be the first to start the discussion!


Leave a Comment

You must be logged in to join the discussion or leave a comment.

Login Now